← Kembali ke BlogAds

TikTok Ads untuk Pemula: Cara Beriklan di TikTok dengan Budget Rp 500 Ribu

2 Januari 2025 · 9 menit baca

Banyak pelaku bisnis Indonesia takut mencoba TikTok Ads karena membayangkan butuh puluhan juta rupiah. Faktanya, dengan Rp 500 ribu kamu sudah bisa menjalankan eksperimen yang menghasilkan data valid untuk mengambil keputusan.

Jenis Iklan TikTok yang Relevan

Untuk UMKM dan bisnis kecil, dua format ini yang paling praktis: In-Feed Ads yang muncul di FYP seperti video biasa, dan Spark Ads yang mempromosikan video organik dari akun kamu sendiri. Spark Ads biasanya memberi biaya per hasil lebih murah karena mempertahankan tampilan konten organik.

Setup Ads Manager Langkah demi Langkah

Alur setup pertama kamu sebaiknya sesederhana mungkin:

  • Buat akun di TikTok Ads Manager dan pasang TikTok Pixel di website (atau hubungkan TikTok Shop).
  • Pilih objective: Traffic untuk uji awal, Product Sales bila katalog sudah terhubung.
  • Set budget harian Rp 100.000 selama lima hari — jangan ubah apa pun di tiga hari pertama.
  • Buat satu ad group dengan tiga variasi creative agar sistem bisa membandingkan.

Targeting Audiens Indonesia

Untuk kampanye pertama, biarkan targeting tetap luas: lokasi Indonesia, usia sesuai pasar, dan tanpa interest terlalu sempit. Algoritma TikTok belajar sangat cepat dari sinyal creative, dan targeting yang terlalu sempit justru menaikkan biaya.

Setelah terkumpul minimal 50 konversi, baru bangun custom audience dan lookalike dari pembeli.

Creative Best Practice

Iklan TikTok yang terlihat seperti iklan akan dilewati. Rekam vertikal 9:16, gunakan suara asli atau voice over berbahasa Indonesia, dan tampilkan produk dalam tiga detik pertama. Tambahkan teks di layar karena sebagian penonton menonton tanpa suara.

Siapkan tiga sudut berbeda: masalah-solusi, testimoni pengguna, dan penawaran harga. Ganti creative setiap 7–10 hari untuk menghindari kejenuhan audiens.

Membaca Laporan dan Optimasi ROAS

Metrik yang perlu dipantau: CTR (target di atas 1%), CPC, cost per purchase, dan ROAS. Kalau CTR rendah, masalahnya creative. Kalau CTR tinggi tapi konversi rendah, masalahnya halaman produk atau harga.

Matikan creative dengan performa terburuk hanya setelah mencapai minimal 1.000 impresi, agar keputusan tidak diambil dari data yang terlalu kecil.

Kesalahan Umum Pemula

Tiga kesalahan yang paling sering kami temui: mengubah budget setiap hari sehingga sistem terus masuk fase belajar ulang, memakai video landscape hasil daur ulang dari platform lain, dan menghentikan kampanye sebelum tiga hari.

Kesimpulan

Anggap Rp 500 ribu pertama sebagai biaya riset, bukan biaya penjualan. Data yang kamu dapat dari lima hari pertama jauh lebih berharga daripada satu-dua penjualan, karena menentukan ke mana anggaran berikutnya diarahkan.

Mau praktik langsung dengan pendampingan?

Konsultasikan kebutuhan belajarmu dengan Rachel.

Artikel Lainnya

Chat Rachel